Bahan:
1 fillet kakap (atau ikan jenis lainnya, sesuai selera)

Cara Membuat:
1. Kukus ikan sampai matang lalu haluskan.
2. Bisa dicampur dengan puree sayuran lainnya (wortel, brokoli, dll).


Bahan:
7 kuntum brokoli, buang batangnya
2 buah kentang, kupas, potong-potong
Kaldu ayam/daging secukupnya (hanya air rebusan ayam/daging, tanpa garam maupun bumbu penyedap lainnya)

Cara Membuat:
1. Kukus brokoli dan kentang sampai matang.
2. Haluskan kedua bahan dengan processor/blender.
3. Beri kaldu secukupnya.

Bahan:
1 cangkir beras (lebih baik beras coklat/brown rice), cuci bersih
50 gram daging sapi cincang
1 batang seledri, potong-potong
1 batang wortel, kupas, potong-potong
2 cangkir air

Cara Membuat:
1. Campur semua bahan lalu masak sampai nasi jadi bubur.
2. Haluskan semua bahan.

Bahan:
250 gram kacang polong segar atau frozen

Cara Membuat:
1. Rebus kacang polong sampai matang lalu haluskan.
2. Saring supaya kulit yang kasar tidak ikut termakan.
3. Penyajian: Berikan puree kacang polong sebagai makanan tunggal atau
campur dengan BUBUR KENTANG/BUBUR UBI JALAR.


Bahan:
250 gram ubi jalar
Kaldu ayam/sapi secukupnya

Cara Membuat:
1. Cuci bersih ubi jalar lalu rebus sampai matang, kupas dan haluskan.
2. Campur dengan kaldu ayam/sapi, kekentalan sesuai kebutuhan.


Bahan:
250 gram labu kuning, kupas, potong-potong
Kaldu ayam/sapi secukupnya

Cara Membuat:
1. Cuci bersih labu lalu rebus sampai matang, haluskan.
2. Campur dengan kaldu ayam/sapi, kekentalan sesuai kebutuhan.


Bahan:
250 gram hati ayam
2 buah apel, kupas, buang bijinya, potong-potong
1 buah wortel, kupas lalu potong-potong
3 buah kentang, kupas lalu potong-potong
2 batang seledri, potong-potong
3 sdm kacang polong

Cara Membuat:
1. Masak semua bahan sampai matang.
2. Tiriskan lalu haluskan (atau cincang halus untuk anak usia 8 bulan ke atas)

Bahan:
1 buah apel manis (jangan yang hijau)
Air secukupnya

Cara Membuat:
1. Kupas apel, buang bijinya lalu potong dadu.
2. Rebus dengan air (air sampai sedikit menggenangi apel) sampai apel empuk.
3. Tiriskan apel, jangan buang airnya.
4. Haluskan apel, gunakan sisa air rebusan untuk mengencerkan apel.

Bahan:
3 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong (bisa diganti ubi jalar atau labu)
1 fillet dada ayam, potong-potong
2 buah apel, kupas, buang bijinya, potong-potong
2 buah wortel, kupas, potong-potong
Air secukupnya

Cara Membuat:
1. Masak semua bahan sampai matang.
2. Tiriskan lalu haluskan (atau cincang halus untuk anak usia 8 bulan ke atas)

Dewasa ini musik telah menjadi bagian yang tidak terlepas dari kehidupan kita sehari-hari. Hampir semua tempat-tempat umum seperti mall-mall besar dan restoran memutarkan alunan musik yang dapat di nikmati pengunjungnya. Namun ternyata musik tidak hanya sekedar untuk di nikmati tetapi mempunyai efek positif terhadap kesehatan. Banyak study terakhir menunjukkan perkembangan terapi musik antara lain sebagai terapi saat kehamilan, persalinan, dan untuk stimulasi perkembangan otak anak.



MANFAAT MUSIK SAAT KEHAMILAN
Sebenarnya musik alamiah yang pertama kali di dengarkan janin dalam kandungan tidak lain adalah detak jantung ibu sendiri. Detak jantung ibu merupakan salah satu "musik" yang paling ampuh untuk menenangkan dan memberi kenyamanan bagi bayi. Oleh karena itu, banyak musik yang terpilih untuk masa kehamilan di karenakan kesesuaian irama dengan detak jantung ibu.

Studi lain menyebutkan musik-musik yang mempunyai irama lebih cepat (selaras dengan denyut jantung bayi) dapat memberi efek yang positif bagi bayi.

Semakin besar usia kehamilan, respon bayi terhadap musik yang di dengarkannya dapat di lihat dari gerakan bayi. Pada musik irama cepat, gerakan bayi akan lebih aktif bahkan bisa menendang, sedangkan pada irama musik yang lebih lambat gerakan bayi menjadi lebih tenang.

Satu penelitian menyebutkan pada anak yang masa janinnya sering mendengarkan musik membuahkan perkembangan bahasa dan memori pada masa anak lebih cepat. Hal ini di sebabkan karena elemen dari musik (frekuensi, intensitas dan irama) juga merupakan element dari bahasa. Oleh karena itu, paparan musik turut mempersiapkan sistem pendengaran mulai dari telinga sampai mengolahnya di otak dan akhirnya memproduksi bahasa.

BAGAIMANA PENGARUH MUSIK PADA PERSALINAN?
Studi yang di lakukan oleh Wiand(1997) menunjukkan bahwa wanita hamil yang mendapat terapi musik dan relaksasi jauh lebih rileks saat menjalankan proses persalinan. Studi lain menyebutkan ibu hamil yang mendengarkan musik selama 3 jam sebelum melahirkan secara signifikan lebih rileks di banding kelompok ibu yang tidak terpapar musik.

Relaksasi dapat di nilai dari 3 hal yaitu posisi tubuh, pola pernapasan dan kemampuan komunikasi verbal. Pada ibu yang rileks akan terlihat posisi tubuh yang tenang dan tidak gelisah. pola pernapasanpun menjadi teratur sehingga komunikasi verbal dapat di lakukan (ibu dapattetap menjawab pertanyaan yang di berikan).

Beberapa penelitian menemukan musik yang dapat menurunkan rasa cemas atau stress adalah musik instrumental (non vokal) yang beralunan lambat dan tenang. 

Selain manfaat relaksasi, dengan mendengarkan musik membuat ibu lebih berkonsentrasi saat proses melahirkan dan dapat mengurangi rasa sakit. Untuk bayi sendiri, ternyata proses di lahirkan juga menimbulkan rasa stress. Stress di timbulkan karena bayi harus beradaptasi dari kehidupan dalam kandungan keluar kandungan. Proses adaptasi ini berlangsung hingga 4-6 jam pertama kehidupan. Dengan mendengarkan musik yang rutin di dengarkan sebelumnya, dapat membuat bayi lebih nyaman dan tenang karena terasa seperti suasana saat ia dalam kandungan.

Pada bayi prematur yang memerlukan perawatan NICU, dari penelitian di sebutkan musik Lullaby sangat bermanfaat untuk membuat bayi tenang, menurunkan hormon stress, meningkatkan kadar oksigen, mempercepat kenaikan berat badan sampai mengurangi rasa sakit (terlebih pada saat dan sesudah di lakukan tindakan invasif).

Oleh : Dr Cynthia Utami


Puasa tidak berpengaruh terhadap kesehatan. Bahkan perempuan yang sedang hamil sekalipun tetap diperbolehkan menjalankan ibadah puasa. ''Puasa tidak mempengaruhi kondisi janin yang berada di dalam kandungan,'' jelas dokter ahli kandungan dan kebidanan, dr Maman Hilman SPOG.


''Justru yang terpengaruh adalah kondisi sang ibunya sendiri, apakah dia sehat dalam menjalankan ibadah puasa atau tidak,'' ujarnya pada Republika, Kamis (13/10). Pada usia kehamilan dengan kisaran antara empat sampai tujuh bulan, menurut dokter Maman, puasa tidak akan berpengaruh apa-apa. Sebab pada masa itu biasanya kondisi kesehatan sang ibu sudah dalam taraf penyesuaian. 

Masalahnya akan lain bila masa kehamilannya masih muda. Pada masa ini biasanya si ibu hamil sering merasa mual-mual dan terkadang berlanjut dengan muntah. Lantaran kondisi kesehatannya tak memungkinkan, maka ibu hamil terpaksa tidak berpuasa. ''Sebetulnya kalau daya tahan sang ibu kuat, ya tidak ada masalah. Dan, ini tetap saja tidak mempengaruhi janin,'' ungkap Maman. 

''Tapi, janganlah memaksakan diri untuk berpuasa,'' anjur dokter RS Hermina Depok itu.Dia kembali menegaskan bahwa pengaruhnya memang tidak terjadi langsung pada janin. Akan tetapi, tambah dokter Maman, pada si ibu hamil itu sendiri. Antara lain terjadi kekurangan cairan di dalam tubuh karena sering keluar lewat muntah. ''Yang jelas lihat 
dulu kondisi kesehatan. Hukum Islam pun menganjurkan bahwa jika dalam keadaan sakit diperbolehkan tidak berpuasa. Tapi, akan lebih baik lagi jika ini dikonsultasikan dengan dokter kandungan langganannya,'' lanjutnya. 

Mantan dokter RS Pasar Rebo yang dikeluarkan karena menentang privatisasi ini menambahkan, bayi yang ada dalam kandungan tidak terpengaruh secara langsung berkaitan dengan kegiatan pola makan yang dilakukan sang ibu. Sebab, tutur dokter Maman, bayi yang berada dalam kandungan mendapat asupan makanan dari plasenta atau ari-ari lewat aliran darah dan langsung menyebar ke seluruh tubuh. Sebelumnya 
dengan dipompa terlebih dahulu lewat jantung kemudian disalurkan. 

Bagaimana pula dengan ibu yang hamil tua? Bolehkah berpuasa? Dokter Maman sekali lagi berpulang pada kondisi kesehatan sang ibu. Bila kondisi fisiknya memungkinkan, tak masalah sang ibu berpuasa. Yang patut diperhatikan adalah bahwa pada usia kehamilan lebih dari tujuh bulan biasanya janin memerlukan asupan makanan lebih banyak. Inilah yang menyebabkan si ibu terlihat sering lemas. 

''Cara mensiasatinya selain jangan dipaksakan apabila memang benar-benar tidak kuat, juga harus minum sebanyak-banyaknya sewaktu sahur dan berbuka puasa untuk menambah cairan dalam tubuh,'' lanjutnya. Menyangkut konsumsi cairan selama puasa itu, Dr Piprim B Yanuarso menyebutkan bahwa pada dasarnya puasa bagi ibu hamil sama dengan ibu menyusui. ''Sang ibu harus pandai-pandai memperbanyak cairan dalam tubuh ketika berbuka puasa atau sahur. Sebab pada dasarnya hanya memindah kegiatan jam makan saja,'' kata Piprim, secara terpisah. ''Sama saja dengan ibu menyusui yang bisa terus berpuasa apabila sang bayi tidak rewel. Begitu juga bagi ibu 
yang hamil tua, jangan dipaksakan apabila gerak bayi tidak seperti biasanya,'' tambah Direktur Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) itu. 

Ia mengatakan pada usia kehamilan delapan bulan biasanya ibu sudah bisa merasakan gerakan janin dalam kandungnya. Apabila janin ada perubahan dari biasanya, misalnya geraknya menjadi sedikit atau bahkan tidak bergerak sama sekali, janganlah dipaksakan berpuasa. ''Pengaruhnya juga untuk sang ibu, kalau tidak kuat bisa hipogrikemi atau 
kadar gula menurun. Yang ini tentu saja kurang bagus untuk anak,'' tambahnya. Prinsipnya, kalori tidak boleh berkurang. Perlu makanan yang nilai kalorinya lebih tinggi dari biasanya. Makanan itu bisa didapat dengan selain makan sehat diselingi makan buah-buahan. Dan untuk menambahnya bisa dengan minum es krim susu. 


Apa itu SIDS?

Sindrom kematian bayi mendadak (SIDS). Itu terjadi ketika seorang bayi di bawah 1 tahun dan mati secara tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda, biasanya saat tidur.

Perlukah untuk cemas ?


Walaupun SIDS adalah yang menyebabkan kematian di kalangan bayi antara 1 bulan dan 1 tahun, namun kasusnya masih jarang terjadi. Perbandingan penderita SIDS adalah 1 : 2500 bayi dalam setahun, atau kurang dari 1: 1000 kasus/tahun dan biasanya antara usia 2 sampai 4 bulan. Tidak ada seorangpun yang tahu persis apa penyebab SIDS, namun faktor yang dapat meningkatkan resiko:

• Orangtua atau anggota keluarga ada yang merokok
• Bayi tidur dengan posisi telungkup atau wajah menghadap kasur
• Bayi lahir sebelum waktunya
• Berat bayi saat lahir rendah
• Tidur pada permukaan yang terlalu lunak
• Suhu yang terlalu panas saat tidur

Bagaimana bisa mengurangi risiko bayi saya?

Bayi selalu tidur diatas punggungnya. Pada tahun 1992 dokter anak dan peneliti SIDS menyarankan posisi tidur dengan posisi tsb,dan hasilnya sangat mencengangkan, tingkat kematian SIDS turun 50 persen. Bahkan meletakkan bayi Anda tidur miring tidak dianjurkan. Dengan ayunan atau, tempat tidur dari bantal, mainan lunak, dan besar, yang bisa menyebabkan muka bayi tertutup dan mempengaruhi dia bernapas. Jauhkan bayi anda dengan kondisi kepala terbuka. Pastikan suhu ruangan (sekitar 65 derajat Fahrenheit), terutama jika anda membedung bayi Anda.

Jangan memakai baju berlebihan, pakailah pakaian seperlunya saat dia tidur. Para ahli menyarankan tidur seranjang dengan bayi selama awal bulan dengan menggunakan alas yang lembut akan sangat beresiko. Sebagian besar orang percaya bahwa tidur seranjang akan mudah mengawasi keadaan dan gerak dari bayi. Jika Anda tidur bersama, pindahkan selimut yang lembek atau lunak dan pastikan kasur yang digunakan agak keras.

Jangan merokok di sekitar bayi Anda dan menjauhkan dia dari orang-orang yang merokok. Mungkin saja dengan menyusui bayi Anda dan memberikan sebuah kenyamanan selama dia tidur, dapat menurunkan resiko SIDS, tetapi penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk memastikan hal tersebut.



Nyeri,tegang, mulas.... Ups! Jangan-jangan saat persalinan sudah dekat. Punya pengetahuan tentang tanda serta tahap persalinan jelas sangat membantu, meski tidak berarti setiap wanita hamil akan melewati rasa dan pengalaman yang sama saat melahirkan.

Normalnya,di minggu ke 38-40 kehamilan, kepala janin sudah mulai turun ke rongga panggul. Bersamaan dengan itu, otot-otot rahim pun mulai melakukan gerakan mengerut dan meregang secara bergantian, terus-menerus secara teratur. Nah, gerakan otot rahim seperti inilah yang disebut kontraksi.


Seperti apa rasanya? Ada yang mengatakan nyeri seperti diperas, kaku dan tegang di perut, khususnya bagian bawah, atau mulas seperti ingin buang air besar.
 
Yang pasti, frekuensi terjadinya kontraksi semakin lama semakin meningkat, begitu juga dengan kekuatannya. Awalnya, jarak waktu antara kontraksi yang satu dan selanjutnya cukup panjang, biasanya selang satu jam. Lalu, semakin memendek, bisa tiap 30 menit, 15 menit, dan menjelang waktunya bayi lahir, jarak kontraksi bisa mencapai 2 atau 1 menit sekali.
 
Sewaktu jarak antar-kontraksi masih jauh, mungkin rasa nyeri terasa hanya pada bagian atas perut. Namun seiring dengan kemajuan proses awal ini, rasa nyeri semakin menjalar ke bagian bawah perut, bahkan ke arah bawah punggung dan belakang pinggang. Saat mulut rahim sudah membuka sempurna, rasa nyeri yang hebat di daerah tadi akan terasa sangat kuat. 

Saat otot rahim mengerut, ukuran rahim akan mengecil, sehingga kepala janin semakin terdorong ke arah bawah (jalan lahir). Bersamaan dengan itu, mulut rahim sedikit demi sedikit mulai membuka.
   
Perlu Anda tahu, sejak terjadinya kehamilan, secara alami mulut rahim tertutup oleh semacam sumbat berupa lendir kental. Sumbat lendir ini bertugas menjaga agar kehamilan bisa terus berjalan sekaligus melindungi janin dari kuman. Nah, pada awal tahap pembukaan mulut rahim, sumbat lendir itu terbuka dan lendir (yang berwarna merah muda) keluar melalui vagina.  

Mulut rahim yang semula hanya membuka sedikit, seiring dengan datangnya kontraksi yang semakin kuat, akan terus melunak dan terbuka semakin lebar. Lama-kelamaan, mulut rahim akan terlihat semakin datar dan menyatu dengan rahim bagian bawah. Saat inilah pembukaan lengkap terjadi.
 
Pembukaan mulut rahim biasanya dihitung dengan satuan sentimeter (cm). Bila dokter mengatakan mulut rahim Anda sudah pembukaan 8, artinya jalan lahir sudah membuka sepanjang 8 cm. Pembukaan mulut rahim dikatakan lengkap bila sudah mencapai pembukaan 10 atau 10 cm.

Lamanya tahap pembukaan jalan lahir dari awal hingga sempurna, bervariasi pada setiap kehamilan. Namun, secara gamblang tahap persalinan dibagi atas:
 
Kala/tahap I laten: di mulai dari tanpa pembukaan sampai pembukaan 2, yang bisa berlangsung 24-48 jam,

Kala I aktif: dimulai dari pembukaan 3-10, yang berlangsung sekitar 7 jam pada persalinan anak pertama, 3 1/2 jam pada persalinan bukan pertama. 

Kala II: disebut fase mengejan, pada pembukaan 10/lengkap yang bisa berlangsung maksimal 1 jam.
  
Kala III: adalah fase melahirkan plasenta, hanya berlangsung sekitar 15 menit. 
 
Penting diingat, menjelang akhir kala I, meski Anda merasakan mulas yang luar biasa, Anda masih belum boleh mengejan. Sebab, saat ini mulut rahim belum membuka sempurna. Bila Anda mengejan saat ini, bisa mengakibatkan jalan lahir membengkak dan terjadi perobekan. Jadi,harus bagaimana? Bernapaslah dalam-dalam dan hembuskan perlahan. Lakukan hal ini berulang-ulang setiap kali rasa nyeri yang luar biasa itu datang. 

Bila mulut rahim sudah membuka sempurna, artinya Anda sudah melewati tahap pertama dari proses persalinan, dan siap menuju tahap kedua, yaitu kelahiran bayi. 

Bila tidak ada hambatan, misalnya tali pusar yang melilit anggota tubuh janin, maka tahap yang dikenal dengan kala II ini berlangsung jauh lebih cepat dibanding tahap sebelumnya. Ada yang melewatinya tidak lebih dari 30 menit, meski ada juga yang lebih.
 
Pada tahap ini, kepala janin yang memang sudah tepat berada di mulut rahim akan terus mendesak. Bersamaan dengan itu, secara alamiah, rahim dan vagina akan membentuk semacam cekungan yang menjadi jalur untuk dilewati bayi. Saat ini, Anda akan merasakan tekanan yang sangat kuat di daerah perineum (daerah antara vagina dan anus).

Saat kepala janin sudah di ambang pintu dan siap keluar, lendir dan darah yang keluar dari vagina semakin bertambah. Selain itu, desakan kuat kepala janin akan menyebabkan kantung ketuban pembungkus janin pecah lebih awal atau saat pembukaan lengkap, sehingga cairan ketuban keluar membasahi daerah vagina. Cairan ini sekaligus membuat jalan lahir semakin licin yang justru memudahkan bayi meluncur keluar dengan mulus. Setelah pembukaan benar-benar lengkap dan kepala bayi sudah terlihat di pintu lahir, saat inilah Anda diijinkan mengejan.
 
Apa yang harus dilakukan? Ikuti saja baik-baik panduan penolong persalinan Anda. Ikuti aba-abanya, kapan Anda menarik napas dan kapan waktunya mengeluarkan napas sambil mengejan, Mengapa harus demikian? Sebab, saat mengejan harus dilakukan berbarengan dengan saat kontraksi datang, sehingga bayi akan lebih mudah meluncur di jalan lahirnya.
 
Saat kepala bayi berhasil keluar dari mulut vagina, bagian tubuh bayi yang masih di dalam secara alami akan berputar dengan sendirinya. Kondisi ini memungkinkan bagian bahu dan seluruh tubuh bayi keluar. Nah,kini sambutlah kehadiran buah hati Anda di dunia dengan penuh cinta dan syukur. Anda bisa meminta penolong persalinan untuk membawakan bayi Anda sesaat dalam dekapan Anda.

Plasenta selesai bertugas

Dengan lahirnya sang buah hati, selesai pula tugas plasenta atau ari-ari yang selama ini menemaninya di dalam rahim. Plasenta yang selama 9 bulan lebih bertugas mensuplai nutrisi dan oksigen, mengeluarkan sisa metabolisme serta sebagai organ yang menyalurkan antibodi ke tubuh janin, juga harus dilahirkan. Proses yang terjadi dalam tahap ketiga ini biasanya berlangsung tidak lebih dari 15 menit.
 
Alam sudah mengatur, setelah bayi keluar, kontraksi masih terus berlangsung, meski tidak sehebat sebelumnya. Tujuannya untuk membantu melepaskan plasenta dari tempat menempelnya di dinding rahim. Hampir sama seperti proses kelahiran bayi, Anda akan diminta mengejan bersamaan dengan datangnya kontraksi. 

Untuk memeriksa apakah seluruh plasenta sudah terlepas dari dinding rahim atau belum penolong persalinan akan menekan perut Anda. Setelah itu, ia akan menarik perlahan-lahan tali pusar agar plasenta bisa keluar. Setelah seluruh plasenta beserta tali pusar keluar, barulah tubuh Anda dibersihkan. 
 
Nah,kini selesailah sudah seluruh tahap proses persalinan. Anda pun memasuki babak baru dalam hidup Anda, yakni jadi seorang ibu. Sebuah peran yang luar biasa indahnya! 



Anda akan punya bayi? Wah, selamat. Jangankan Anda, saya sendiri pasti akan ikut senang bila mendengar ada orang lain yang akan segera memiliki anggota baru dalam keluarganya. Bagaimana tidak? Lahirnya seorang bayi seringkali memberikan semangat baru dalam sebuah keluarga. Malah semangat tersebut seringkali malah sudah muncul sekitar 8 - 9 bulan sebelumnya ketika si orang tua mendapatkan berita kehamilan dari dokter.Dan bisa ditebak -- puncak kebahagiaannya adalah ketika si anak betul-betul sudah lahir.


Apa yang selanjutnya terjadi? Si bayi makin lama makin besar. Pelan-pelan dia sudah mulai berjalan. Mungkin awalnya masih tertatih-tatih, tapi lama kelamaan dia sudah mulai berlari walaupun masih agak kaku. Kemudian, hanya dalam beberapa bulan atau tahun, Anda akan melihatnya berlari kesana kemari menubruk apa saja yang ada di depannya sambil berteriak-teriak berisik, dan Anda akan segera mengingat kembali ketika dia masih berada di dalam perut Anda. Seperti sekarang. 
 
Sebagai seorang Perencana Keuangan, bila Anda memiliki seorang bayi yang mungkin belum lahir, tidak ada lain yang bisa saya lakukan kecuali menyarankan Anda untuk mempersiapkan keuangan keluarga dalam menyongsong kelahiran bayi tersebut. 
 
Kenapa Anda harus mempersiapkan keuangan dalam menyongsong kelahirannya? Jelas dong, ketika si anak masih berada dalam perut Anda, setiap satu atau dua kali sebulan Anda harus pergi memeriksakan kandungan Anda ke seorang dokter spesialis kandungan. Itu butuh biaya. Kemudian ketika Anda melahirkan, itu juga butuh biaya. Belum lagi kalau kelahirannya menggunakan alat, induksi maupun operasi caesar, maka biayanya bisa lebih besar lagi. 
 
Kemudian Anda juga harus keluar uang untuk membeli segala macam perlengkapan bayi. Mulai dari kereta dorong, baju (yang dengan cepat akan menyusut karena anak Anda tumbuh makin besar dari hari ke hari), botol susu, pampers, dan lain sebagainya.
 
Bahkan bukan hanya itu. Dengan adanya berita kehamilan dari dokter, mungkin sudah saatnya juga bagi Anda berdua untuk mengevaluasi lagi kebiasaan belanja keluarga selama ini, karena ini adalah saatnya untuk menambah tabungan dalam keluarga.
 
Di bawah ini, saya akan memberikan sejumlah langkah keuangan yang perlu Anda lakukan apabila pada saat ini Anda sedang menyongsong kelahiran seorang bayi.

1. Segera tentukan di mana Anda akan melahirkan, dan cek biayanya.
Hal ini penting agar Anda bisa mengetahui berapa perkiraan biaya persalinan yang mungkin akan Anda keluarkan. Pilihan tempat melahirkan biasanya ada dua: di RS/Klinik Umum atau RS/Klinik Bersalin.

Tidak hanya itu, Anda juga perlu memilih lokasinya. Apakah di RS Itu atau RS Ini. Kebanyakan keluarga sering memilih lokasi bersalin yang dekat dengan tempat tinggalnya. Tidak masalah. Yang penting, setelah Anda memilih lokasi, coba hubungi mereka untuk mengecek berapa perkiraan biaya yang diperlukan bila Anda ingin melakukan persalinan di situ.

Kalau perlu, lakukan tur kecil-kecilan ke tempat itu untuk melihat suasananya. Penting sekali bagi Anda untuk merasa nyaman bila melakukan persalinan di tempat itu. Bila tak punya kendaraan pribadi, pastikan Anda sudah menganggarkan untuk transportasi pada saat persalinan (sewa mobil, taksi, atau ambulans).

2. Cek apakah Biaya Persalinan Anda ditanggung oleh kantor/tempat kerja Anda atau suami Anda.
 
Bila memang, ya, apakah diganti sepenuhnya? Ataukah hanya sebagian? Dengan begitu Anda bisa memperkirakan berapa biaya yang mesti Anda siapkan untuk perawatan persalinan. Kalau perlu periksa juga apakah penggantian tersebut juga mengganti biaya-biaya yang Anda keluarkan untuk kunjungan ke dokter kandungan.

3. Mulailah menabung untuk menyongsong kelahiran Bila kantor tidak memberikan penggantian tersebut, maka Anda dan suami Anda harus menyiapkan sendiri dana persalinan itu. Ada dua cara menabung yang bisa digunakan. Yang pertama adalah dengan menabung secara rutin setiap bulan. Yang kedua adalah dengan menabung sekali saja. Cara kedua bisa digunakan kalau pada saat ini Anda sudah memiliki sejumlah dana yang bisa dimanfaatkan. 

Ke mana Anda bisa menabungkan uang Anda? Hanya ada dua produk investasi yang saya sarankan: yang pertama adalah tabungan. Ini karena tabungan tidak akan berkurang nilai nominalnya dan bisa diambil sewaktu-waktu.

Bila Anda melakukan investasi sekali saja, maka Anda mungkin bisa memasukkan uang Anda ke alternatif investasi yang kedua, yaitu deposito. Anda bisa memilih deposito dengan jangka waktu yang pendek-pendek saja, seperti deposito berjangka waktu satu bulan. Dengan demikian, setiap satu bulan sekali Anda bisa mengevaluasi apakah Anda akan tetap menaruh uang Anda di deposito itu, atau mengambilnya apabila diperlukan. 

4. Mulai menabung untuk keperluan bayi. Tidak hanya biaya persalinan yang perlu Anda siapkan. Penting juga agar Anda mempersiapkan dana untuk segala macam keperluan bayi selama beberapa bulan pertama seperti sabun, bedak, baby oil, sampo, pakaian dan lain-lainnya. Sedangkan untuk biaya kebutuhan biaya sehari-hari seperti susu dan makanan bayi, sebaiknya dimasukkan dalam anggaran belanja bulanan Anda sehari-hari. 

5. Ambil asuransi jiwa. Bila suami Anda adalah satu-satunya pencari nafkah dalam keluarga, sarankan ia untuk segera memiliki asuransi jiwa. Santunan asuransi jiwa bisa digunakan untuk membayar pengeluaran keluarga akibat meninggalnya si pencari nafkah. Dan yang terpenting, santunan asuransi jiwa juga bisa mengganti pembayaran biaya persalinan dan segala macam pengeluaran untuk keperluan bayi Anda nanti. 

Oleh: Safir Senduk 


Tips memilih nama bayi


Pengalaman dari saya pribadi, memilih nama bayi adalah hal yang tidak begitu menyenangkan, kenapa? karena saya dan istri saya kurang memperhatikan hal yang sebenarnya sangat sederhana. Pada waktu kandungan umur 8 bulan memang sudah ada nama yang akan saya berikan, tetapi setelah istri sudah melahirkan dan sudah waktunya di beri nama tiba-tiba ada seorang teman yang tahun sebelumnya melahirkan berkomentar "pak kok nama bayinya sama seperti bayi saya ?" Saya pun agak bingung, kenapa? menurut saya itu adalah sangat tidak bagus walaupun sebenarnya sama sekali tidak menyalahi aturan. Dari pengalaman saya diatas bisa buat pelajaran bagi bapak-bapak yang baru sibuk memilih nama bayi.

Ada beberapa tips dari saya untuk menentukan nama bayi anda:

-Arti/makna yang positif, nama bayi harus mengandung arti yang positif karena setiap pengucapannyadi harapkan akan mengandung do'a yang bagus, coba Anda bayangkan kalau arti nama bayi anda buruk, pasti mengucapkannya pun akan enggan. Pastikan makna nama bayi anda positif.


-Nama yang terdengar indah sewaktu diucapkan dan serasi dengan nama keluarga anda.

-Pilihlah nama yang mudah untuk panggilan sehari-hari, coba Anda bayangkan kalau namanya Brekilutan, anehkan?

-Pilihlah nama yang mudah untuk diucapkan. Jangan sampai anda dan keluanrga anda kesulitan dalam memanggilnya.

-Pertimbangkan untuk memilih nama yang menunjukkan jenis kelamin yang jelas. Misalkan bayi anda perempuan terus di beri nama Anggoro Sukoco, pastaskah?

Hal-hal di atas hanyalah pengalaman pribadi saya dan bukan teori yang harus anda terapkan. Yang lebih penting lagi adalah keyakinan Anda sendiri dalam memilih nama bayi Anda.

Selamat memilih nama bayi.

3 pertanyaan tentang penyakit kuning

Apakah penyakit kuning itu?


Penyakit kuning adalah suatu kondisi yang menyebabkan perubahan warna kekuning-kuningan pada kulit dan putih pada mata. Jika Anda menekan jari Anda pada hidung atau dada yang terkena penyakit kuning, Anda bisa melihat semburat kuning ini. Jika bayi Anda memiliki kulit gelap, anda bisa melihat warna kuning dan putih di mata atau di gusinya. Yang paling umum jenis penyakit kuning berkembang pada hari kedua atau ketiga kelahiran - ketika bayi pulang dari rumah sakit - sehingga penting untuk mengetahuinya dan berjaga-jaga terhadap penyakit ini. Sebagian besar dari kasus-kasus ini, yang disebut penyakit kuning bawaan, akan hilang sendiri dalam waktu dua minggu.

Apa penyebab penyakit kuning?

Bayi yang baru lahir memiliki sel darah merah lebih dari kebutuhan tubuhnya, dimana hati bayi tidak bisa memprosesnya dalam waktu singkat, zat warna kuning yang disebut bilirubin (diproduksi dari sel darah merah) yang terdapat di dalam darah. Bilirubin yang banyak ini berada didalam tubuh bayi, dimana beberapa kasus, penyakit kuning akan berkembang selama 2 minggu setelah kelahirannya. Bayi dengan keturunan genetika, rentan terkena infeksi penyakit kuning. Penyakit kuning ini akan berkembang jika bayi kurang asupan susu, karena bilirubin tidak bisa keluar dari tubuhnya melalui kotoran / air kencing. Bila penyakit kuning terdeteksi dalam 24 jam pertama, mungkin karena adanya ketidakcocokan darah dengan ibu (ibu adalah RH-negatif dan bayi RH-positif), infeksi, atau masalah hati.

Perlukah untuk cemas ?

Sebagian besar bayi baru lahir menderita penyakit kuning tak berbahaya dan tidak memerlukan perawatan. Mungkin Dokter akan mengambil sample darah untuk dilakukan test kadar bilirubin dalam tubuh, dan biasanya diambil sedikit dari tumitnya. Penanganan penyakit kuning, diamana Dokter akan menyarankan untuk dilakukan terapi (light therapy), dimana bayi dengan tubuh telanjang akan diletakkan dibawah sinar supaya kelebihan bilirubin dapat diturunkan dan dikeluarkan. Ini dapat dilakukan di rumah sakit atau di rumah dengan unit portabel. Khusus jenis selimut fiber optik, disebut bili selimut, memiliki efek yang sama.

Selain sinar, penting untuk menjaga bayi Anda tidak kekurangan cairan dan untuk mengidentifikasi serta memperlakukan setiap masalah secara medis. Mungkin Dokter akan menyarankan Anda untuk menyusui lebih sering atau dengan memberikan makanan tambahan agar dapat memberikan bayi Anda banyak cairan dan membantunya menyembuhkan penyakit kuning. Tujuan dari perawatan adalah untuk menurunkan tingkat bilirubin serta mencegah racun yang berkembang dari otak bayi (penyakit disebut kernicterus). Dengan pemantauan dan pengobatan, risiko kernicterus atau komplikasi lain turun ke hampir tidak ada.



Memilih nama bayi selain merupakan acara yang menyenangkan kadang juga membuat anda dan pasangan bingung. Karena memilih nama bayi anda adalah hadiah pertama yang anda berikan bagi bayi anda, dan nama bayi akan selamanya digunakan oleh anak anda kelak. Sehingga memang benar bila proses mencari nama bayi buat calon bayi anda jangan hanya sembarangan dan asal pilih saja.


Dibawah ini beberapa tips yang sebaiknya anda pertimbangkan sewaktu memilih dan menentukan nama bayi anda:

1. Indah di dengar dan serasi.  Pilihlah nama yang terdengar indah sewaktu diucapkan dan serasi  dengan nama keluarga anda, bila anda menggunakan nama keluarga dibelakang nama yang akan anda pilih. 

2. Unik , Memilih nama yang unik tetap ok asalkan i tetap indah didengar, serasi dan mudah diucapkan.  Unik tidak berarti menjadi nama yang terdengar aneh atau sulit diucapkan. 

3. Makna Positif , dalam kehidupan.  Memilih nama yang mengandung makna dan arti yang positif untuk kehidupan, ini salah satu yang penting, jangan memberi nama yang mengandung arti dan makna buruk.  Ingat nama ini akan dibawa selamanya oleh anak anda 

4. Nama panggilan yang mudah, pilihlah nama yang mudah untuk mengambil nama singkat atau panggilan sehari-hari. 

5. Pengucapan Yang Mudah.  Pilihlah nama yang mudah untuk diucapkan. 

6. Memilih nama bagi anak laki dan perempuan, Pertimbangkn untuk memilih nama yang  menunjukkan jenis kelamin  yang jelas. 

7. Tampunglah semua ide-ide nama yang ada dengan suatu daftar list, bisa dari majalah, tv, atau keluarga dan teman anda.  Sebaiknya JANGAN memberitahu  dahulu keputusan nama yang akan anda berikan kepada siapapun sampai kelahiran si kecil anda.  Dan JANGAN membiarkan siapapun memaksa anda untuk memberikan nama yang anda tidak suka. 

Semua  hal  diatas hanya tips untuk membantu mempermudah  anda berdua dalam memilih nama bayi anda.  Yang terpenting sewaktu anda berdua memilih dan memutuskan nama bayi anda adalah bahwa  anda berdua menyukainya.!

Selamat menikmati acara memilih nama untuk calon bayi anda.